Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
10 Jun 2014
Penyebab dan Cara Jitu Mengatasi Kantung Mata
Mata berkantung membuat tampilan wajah tampak lesu dan mengantuk, seperti baru bangun tidur. Kantung mata umumnya merupakan gangguan kesehatan ringan pada mata dan biasanya bisa hilang sendiri atau dengan perawatan alami.
Meskipun bukan kondisi kesehatan yang serius, ada baiknya Anda mengetahui penyebab dan cara menghilangkan kantung mata. Ini tipsnya, seperti dikutip dari Health Me Up.
1. Menangis
Menangis adalah penyebab paling umum terbentuknya kantung di bawah mata dan sekitarnya karena penumpukan cairan di kelenjar kecil area kelopak mata. Kantung mata ini biasanya akan hilang dengan sendirinya, atau bisa dikompres air dingin agar lebih cepat kempis.
2. Pilek, Flu fan Infeksi Sinus
Pilek, flu, atau gangguan kesehatan lain yang berhubungan dengan saluran pernapasan juga bisa menyebabkan penumpukan cairan di bawah mata. Akibatnya, timbullah kantung mata yang mengganggu penampilan.
3. Kurang Tidur dan Kelelahan
Tidak mendapat tidur berkualitas yang cukup dan terlalu lama bekerja di depan komputer bisa menyebabkan kelelahan. Lelah akan memicu terjadinya tekanan pada mata sehingga membuat bagian bawah mata sedikit bengkak, seperti berkantung.
4. Pola Diet
Terlalu banyak mengasup yodium yang berasal dari makanan dengan penggunaan garam terlalu banyak juga bisa menimbulkan kantung mata. Konsumsi garam berlebihan menyebabkan penumpukan cairan dan itu paling pertama terlihat pada mata yang bengkak.
5. Usia
Seiring bertambahnya usia, kulit lembut di sekitar mata akan semakin tipis dan berkurang elastisitasnya. Kulit lalu akan 'berkumpul'
6. Keturunan
Kantung mata juga bisa disebabkan oleh faktor gen. Jika orangtua memiliki kantung mata, kemungkinan besar Anda juga mewakili 'warisan' tersebut. Kantung mata karena faktor gen sifatnya permanen dan baru bisa hilang dengan prosedur operasi.
Ada beberapa cara menghilangkan kantung mata dengan cepat karena lima alasan di atas (kecuali poin 6):
- Percikkan air dingin ke wajah dan mata Anda untuk sensasi segar seketika.
- Minum
- Bungkus batu es di dalam kain, lalu tepuk-tepuk dengan ringan dan lembut pada kedua mata.
- Tidur yang cukup
- Pijat mata
- Lembabkan dengan krim mata yang mengandung lidah buaya atau vitamin
1 Okt 2013
Nasi, Karbohidrat Pencegah Kanker Usus
Lupakan sejenak tentang kekhawatiran Anda tentang berat
badan, dan bahaya arsenik pada nasi. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan,
nasi dapat menghindarkan seseorang dari kanker usus.
"Kanker usus meningkat tajam di Jepang dan Hong Kong. Jenis kanker ini seringkali dikaitkan dengan perubahan makanan pada negara tersebut selama 50 tahun terakhir," kata Profesor Ann Richardson dari Unversity of Canterbury, seperti yang dilansir Times of India.
Mereka mengganti nasi dengan sumber karbohidrat lainnya. Akibatnya, konsumsi beras menurun hampir 50 persen di Jepang selama 20 hingga 30 tahun terakhir. Meski demikian, China dan India yang masih tetap mengonsumsi nasi memiliki tingkat kanker usus besar yang tergolong rendah.
Beberapa penelitian laboratorium juga menunjukkan beras memiliki efek penekanan tumor dan kanker. Laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 2010 menunjukkan, penderita kanker usus terendah adalah pria di wilayah Asia dan kepulauan pasifik. Wilayah ini memiliki penduduk yang biasa mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok.
"Kanker usus meningkat tajam di Jepang dan Hong Kong. Jenis kanker ini seringkali dikaitkan dengan perubahan makanan pada negara tersebut selama 50 tahun terakhir," kata Profesor Ann Richardson dari Unversity of Canterbury, seperti yang dilansir Times of India.
Mereka mengganti nasi dengan sumber karbohidrat lainnya. Akibatnya, konsumsi beras menurun hampir 50 persen di Jepang selama 20 hingga 30 tahun terakhir. Meski demikian, China dan India yang masih tetap mengonsumsi nasi memiliki tingkat kanker usus besar yang tergolong rendah.
Beberapa penelitian laboratorium juga menunjukkan beras memiliki efek penekanan tumor dan kanker. Laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 2010 menunjukkan, penderita kanker usus terendah adalah pria di wilayah Asia dan kepulauan pasifik. Wilayah ini memiliki penduduk yang biasa mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok.
19 Des 2012
Teh Mencegah Serangan Jantung
Titosw30 - Tak sedikit orang yang merasa ada
yang kurang jika belum minum teh di
pagi hari. Kebiasaan ini ternyata menguntungkan kesehatan. Penelitian terbaru
menyebutkan, tiga cangkir teh setiap
hari akan membantu kita menurunkan ancaman penyakit
jantung.
Baik teh hijau atau teh hitam,
bila diminum secara rutin, ternyata bermanfaat untuk mencegah timbunan plak
pada arteri. Bersama dengan lemak dan kolesterol, plak merupakan penyebab utama serangan jantung dan stroke.
Penelitian yang dilakukan para
ahli dari Australia menyebutkan manfaat terbesar dari teh berasal dari
kandungan flavonoid, jenis antioksidan yang efektif melawan penyakit
kardiovaskular. Dalam secangkir teh
terdapat 150-2000 mg flavonoid.
Untuk mendapatkan antioksidan yang
cukup, dua cangkir teh setara dengan
lima porsi sayur atau dua apel. Riset yang dimuat dalam Science Journal
Molecular Aspect of Medicine ini juga mengatakan kandungan flavonoid dalam teh hitam tak jauh berbeda dengan teh hijau.
“Hasil riset ini secara konsisten
menunjukkan flavonoid dalam teh
meningkatkan status nitric oxide dan meningkatkan fungsi endotel yang sangat
berguna bagi kesehatan jantung,”
kata Dr.Jonathan Hodgson, peneliti.
Hasil studi yang dilakukan secara
acak juga menunjukkan konsumsi teh
membuat lapisan dalam pembuluh darah semakin baik. Bukan hanya itu teh juga
mengurangi risiko hipertensi dan tekanan darah rendah.
Tunggu apa lagi, minumlah teh Anda sekarang.
23 Nov 2012
Teh Hijau Kurangi Risiko Kanker Paru
Sering dengar teh hijau baik untuk kesehatan? Tahukah
Anda bahwa menurut para ilmuwan Taiwan, meminum segelas teh hijau atau lebih dalam sehari bisa melawan efek buruk rokok
yang bisa menyebabkan kanker paru, terutama pada perokok yang tak memiliki gen
bawaan kanker.
I-Hsin Lin, seorang murid
pascasarjana di Chung Shan Medical University di Taiwan menyatakan bahwa
antioksidan yang ada di dalam teh hijau
bisa menghambat pertumbuhan tumor. Studi penelitian ini dipresentasikan di
American Association of Cancer Research pada pertemuan International
Association for the Study of Lung Cancer, Coronado, California, Januari 2010
ini.
Lin menemukan adanya efek
proteksi terutama pada grup perokok yang mempunyai genotipe spesifik tidak
terkait dengan resiko kanker. Bersama timnya, dia mengevaluasi 170 orang pasien
dengan kanker paru dan 340 pasien yang sehat. Mereka diminta untuk menjabarkan
kebiasaan merokok mereka, kebiasaan meminum teh hijau mereka dan faktor gaya hidup lainnya selama lima tahun
belakangan ini.
Para peneliti ini melakukan
pemisahan genotyping pada para partisipan untuk melihat apakah ada di antara
mereka yang mempunyai genotype bawaan yang terkait dengan risiko kanker. Ini
termasuk IGF1, IGF2, dan IGFBP3.
Secara umum, para perokok dan non
perokok yang tidak meminum teh hijau
memiliki resiko kanker paru lima kali lebih besar dibandingkan dengan yang
minum setidaknya satu gelas sehari, papar Lin.
Para peminum teh hijau yang tidak memiliki gen bawaan risiko kanker mempunyai
penurunan resiko kanker paru sebanyak 66 persen dibandingkan dengan para
peminum teh hijau yang memiliki gen
bawaan rentan kanker.
Lin sendiri menyatakan, cara
terbaik agar tidak terkena sel kanker adalah stop merokok, sedangkan teh hijau hanya mengurangi risiko
tersebut.
9 Nov 2012
Manfaat Rahasia Kedelai Bagi Kesehatan
Kedelai adalah keluarga
kacang yang sangat bermanfaat. Kedelai juga mudah Anda dapatkan dengan
berbagai bentuk seperti tempe, jajanan sampai susu. Kedelai memiliki
manfaat yang sangat baik untuk tubuh kita. Susu kedelai adalah salah
satu manfaat.
Berikut manfaat kedelai bagi kesehatan :
Berikut manfaat kedelai bagi kesehatan :
- Kedelai sebagai Antioksidan
- Mengurangi resiko terkena osteoporosis
- Sebagai Zat Pembangun
- Menjaga Berat Badan
- Mencegah Kanker
- Mengurangi Gejala Menopouse
- Meringankan Diabetes
- Mencegah Atherosclerosis
Manfaat Kedelai bagi
kesehatan memang cukup banyak, tinggal bagaimana Anda
mengaplikasikannya. Semoga bermanfaat...
31 Okt 2012
9 Alasan Minum Kopi Baik untuk Kesehatan
Melewati hari dengan mengonsumsi kopi sudah menjadi kebiasaan banyak
orang. Minuman ini punya sisi buruk dan baik bagi kesehatan. Orang yang terlalu maniak minum kopi dimungkinkan mengalami peningkatan hormon kortisol
akibat banyaknya kafein yang masuk tubuh. Ketika hormon stres ini
bekerja, seseorang dapat mengalami tekanan pikiran, gelisah, dan bisa
juga mudah marah. Kopi juga menyebabkan tekanan darah naik sehingga berbahaya jika diminum tanpa kontrol.
Sebaliknya, dengan takaran yang sesuai untuk tubuh, kopi memberikan manfaat yang tidak kalah hebatnya bagi kesehatan. Dikutip dari LiveStrong, setidaknya ada 10 manfaat kopi bagi tubuh:
Sebaliknya, dengan takaran yang sesuai untuk tubuh, kopi memberikan manfaat yang tidak kalah hebatnya bagi kesehatan. Dikutip dari LiveStrong, setidaknya ada 10 manfaat kopi bagi tubuh:
- Mencegah batu empedu. Penelitian di Harvard University tahun 2002 menyimpulkan, meminum empat cangkir sehari membuat seseorang mengalami penurunan risiko terkena batu empedu hingga 25persen pada pria.
- Mencegah depresi. Dengan minum 2-3 cangkir kopi per hari dapat menurunkan kemungkinan depresi sampai 15 persen. Saat minum empat cangkir, risiko dpresi turun 20 persen. Demikian menurut studi yang dimuat dalam Archives of Internal Medicine pada tahun 2011 lalu. Namun, disarankan tidak lebih banyak dari takaran tersebut.
- Kopi membantu meningkatkan kemampuan memori jangka pendek dan panjang. Dengan minum dua cangkir kopi berkafein per hari, manfaat tersebut bisa dirasakan. Demikian hasil studi Masyarakat Radiologi Amerika Utara di tahun 2005. Selain itu, kopi membantu mencegah penyakit Alzheimer.
- Risiko diabetes menurun karena minum kopi. Dengan empat cangkir kopi per hari menurunkan risiko diabetes sampai separuhnya. Penyebabnya adalah senyawa kopi dapat menghalangi kerja hIAPP, yaitu suatu polipeptida yang menghasilkan serat protein abnormal pencetus diabetes tipe 2.
- Mencegahbeberapa jenis kanker. Studi di Swedia pada 2008 menemukan kaitan mengonsumsi kopi dengan penurunan risiko beberapa kanker yang terkait estrogen, obesitas , dan insulin. Jenis kanker tersebut yaitu kanker payudara, prostat, endometrium, dan hati.
- Meningkatkan proses metabolisme tubuh sehingga dapat menurunkan atau mempertahankan berat badan. Pada studi di tahun 2006 dikatakan, asam cholorogenic pada kopi bisa mengurangi penyerapan glukosa.
- Mencegah penyakit Parkinson. Penyakit yang ditandai gemetarnya bagian tubuh ini bisa dicegah hingga 25 persennya dengan minum 2-3 cangkir kopi per hari menurut sebuha studi di tahun 2010.
- Kopi juga punya kandungan antioksidan tinggi. Risat yang dilakukan Hardvard University mengungkap bahwa kopi punya antioksidan lebih tinggi dari kebanyakan sayuran dan buah-buahan.
- Mencegah penyakit asam urat. Studi di tahun 2007 mengungkapkan, mereka yang minum enam cangkir kopi sehari dapat menjadi alasan seseorang memiliki risiko terkena asam urat lebih rendah hingga 60 persen.
5 Cara Menghindari Racun dari Dapur
Tidak selamanya memasak masakan sendiri di rumah itu menyehatkan. Ada
beberapa hal yang perlu diperhatikan di dapur agar masakan tidak lantas
menjadi racun di tubuh pengonsumsinya. Dikutip dari QuickEasyFit, berikut ini beberapa cara melakukan detoksifikasi racun di area dapur:
- Hindari menggunakan alat masak antilengket (non-stick). Alat masak antilengket – seperti yang ada di panci atau wajan modern – memiliki kandungan perfluorochemicals (PFC). PFC bisa ikut luruh ketika digunakan saat memasak. Makanan yang terkontaminasi secara tidak sengaja masuk tubuh kala disantap. Zat ini jika sudah mengendap bisa menyebabkan kerusakan hati dan berbagai organ lain dalam jangka panjang. Lebih baik, gunakan alat masak dari bahan stainless steel atau besi.
- Gunakan piring atau tempat menaruh makanan dan minuman yang terbuat dari kaca. Wadah yang terbuat dari plastik belum tentu aman. Pasalnya, banyak ditemukan alat makan plastik yang mengandung Bisphenol A (BPA). Zat ini dalam jangka panjang menyebabkan diabetes, kanker, dan perubahan hormonal.
- Kurangi penggunaan kertas. Produk kertas untuk keperluan dapur biasanya mengandung klorin sebagai bahan pemutih. Salah satu bentu penggunaan kertas ini adalah pada kantoh teh celup. Jika Anda tidak bisa memisahkan diri dari penggunaan kertas ini, pilih yang jenis bebas klorin. Dalam jangka panjang, klorin dapat menyebabkan kanker di kandung kemih, dubur, hingga usus besar. Ibu hamil yan terkontaminasi klorin bisa mengalami bayi lahir dengan berat badan rendah, lahir prematur, hingga mengalami keguguran kandungan. Dimungkinkan pula, klorin mengganggu fungsi hati dan ginjal.
- Hindari memakai penyegar udara. Dapur mungkin area yang cukup bau. Namun, mencemari udara di dapur dengan semprotan penyegar udara bisa mengontaminasi makanan dengan bahan kimia. Phthalates adalah salah satu bahan dalam penyegar udara yang mengganggu kerja hormon reproduksi pria dan menyebabkan kecacatan lahir.
- Lakukan renovasi dapur Anda agar lebih ramah lingkungan. Ini bisa dilakukan pada berbagai hal. Misalnya, mengganti ubin dengan yang bebas racun, mengganti cat dinding yang tidak mudah menguapkan senyawa organik, mengganti peralatan dapur yang lebih sehat, dan sebagainya.
Tips Mencegah Serangan Jantung di Usia 30-an
Kehidupan modern seperti sekarang ini menimbulkan pergeseran usia penderita sakit jantung. Dulu penyakit kardiovaskular ini
lebih menyerang pada pasien usia lanjut. Namun, saat ini usia 30-an
sudah memiliki risiko penyakit tersebut karena kebiasaan hidup yang
salah. Beberapa studi bahkan mengatakan usia 20-an tahun sudah mulai
terkena risiko ini. Stres, makanan berlemak tinggi, atau jarang bergerak
menjadi beberapa pemicunya.
Oleh karena itu, untuk menjaga diri dari serangan jantung, lebih baik mencegahnya sejak dini. Dikutip dari Times of India, berikut ini beberapa kebiasaan yang berpengaruh pada kesehatan jantung yang lebih baik:
Oleh karena itu, untuk menjaga diri dari serangan jantung, lebih baik mencegahnya sejak dini. Dikutip dari Times of India, berikut ini beberapa kebiasaan yang berpengaruh pada kesehatan jantung yang lebih baik:
- Berolahraga secara teratur. Sempatkan untuk berolahraga 15-30 menit dalam satu sesi setiap hari. Selain menyehatkan jantung, berat badan Anda lebih terkontrol.
- Pilih hanya makan makanan sehat. Jauhi makanan berlemak dan makanan yang memicu kolesterol lainnya. Ganti makanan tersebut dengan yang mengandung protein, omega-3, kalium, zat bergizi lainnya. Jika makan di luar, pilih restoran yang menyajikan menu sehat.
- Penuhi waktu tidur dengan cukup. Idealnya, Anda sebaiknya tidur malam 6-8 jam setiap hari. Tidur dengan waktu kurang dari lima jam per hari akan meningkatkan risiko serangan jantung. Selain itu, hindari merokok dan minum alkohol. Hindari pula makan sebelum tidur.
- Biasakan untuk selalu sarapan. Sarapan dengan menu sehat dan bergizi akan memberikan energi yang cukup hingga siang hari dan mencegah makan siang berlebihan.
- Jika Ada dan pasangan ikut program KB, hindari memakai yang jenis pil dan patch. Keduanya bisa memicu tekanan darah tinggi. Periksa juga riwayat kesehatan keluarga Anda apakah memiliki risiko hipertensi atau tidak.
- Batasi asupan garam dan gula. Gula bisa memicu kolesterol dan trigliserida. Sementara garam dapat meningkatkan tekanan darah. Ini termasuk membatasi asupan garam dan gula pada makanan.
Olahraga Rutin Mencegah Penyusutan Ukuran Otak
Berolahraga dapat menyehatkan seluruh bagian tubuh, termasuk untuk
otak. Studi dari Universitas Edinburgh di Skotlandia menyatakan, berolahraga secara rutin dapat mencegah pengecilan otak yang biasa terjadi ketika seseorang menginjak usia lanjut. Dengan begitu, olahraga cuku baik dalam menjaga kesehatan mental dan sosial.
Peneliti menemukan, orang-orang yang berolahraga atau aktif secara fisik tetap mungkin mengalami pengecilan otak. Hanya saja menurut hasil pemindaian otak dari para relawan, mereka hanya mengalami penyusutan otak dalam jumlah kecil. Dalam studi ini dilibatkan 638 orang berusia 70 tahun ke atas. Mereka semua menjalani pemindaian otak menggunakan alat Magnetic Resonance Imaging (MRI). Satu per satu perubahan struktural otak diamati. Peneliti membandingkan keadaan otak relewan yang rajin berolahraga dan yang rutin melakukan kegiatan bersifat melatih mental untuk melihat pengaruhnya pada otak.
Pada relawan yang berolahraga, mereka tercegah dari kerusakan pada ganglia dasar. Seperti dikutip BBC, korteks besar – yang menjadi pusat berpikir manusia – ikut terlindungi dengan aktifnya gerakan fisik. Otak turut mendapatkan nutrisi dan oksigen secara seimbang. Pasalnya, olahraga membantu aliran darah lebih lancar dan pasokan oksigen menjadi lebih banyak. Ketika keadaan otak dibandingkan dengan relawan yang menjaga otaknya dengan games mental, seperti catur atau teka-teki, hasilnya lebih baik olahraga untuk menjaga kesehatan mental.
Peneliti tidak menyarankan Anda untuk melakukan berbagai olahraga berat untuk mendapatkan menfaat ini. Disarankan, seseorang sebaiknya minimal menyempatkan jalan kaki cepat yang dilakukan beberapa kali dalam seminggu.
Studi ini dimuat dalam jurnal Neurology.
Peneliti menemukan, orang-orang yang berolahraga atau aktif secara fisik tetap mungkin mengalami pengecilan otak. Hanya saja menurut hasil pemindaian otak dari para relawan, mereka hanya mengalami penyusutan otak dalam jumlah kecil. Dalam studi ini dilibatkan 638 orang berusia 70 tahun ke atas. Mereka semua menjalani pemindaian otak menggunakan alat Magnetic Resonance Imaging (MRI). Satu per satu perubahan struktural otak diamati. Peneliti membandingkan keadaan otak relewan yang rajin berolahraga dan yang rutin melakukan kegiatan bersifat melatih mental untuk melihat pengaruhnya pada otak.
Pada relawan yang berolahraga, mereka tercegah dari kerusakan pada ganglia dasar. Seperti dikutip BBC, korteks besar – yang menjadi pusat berpikir manusia – ikut terlindungi dengan aktifnya gerakan fisik. Otak turut mendapatkan nutrisi dan oksigen secara seimbang. Pasalnya, olahraga membantu aliran darah lebih lancar dan pasokan oksigen menjadi lebih banyak. Ketika keadaan otak dibandingkan dengan relawan yang menjaga otaknya dengan games mental, seperti catur atau teka-teki, hasilnya lebih baik olahraga untuk menjaga kesehatan mental.
Peneliti tidak menyarankan Anda untuk melakukan berbagai olahraga berat untuk mendapatkan menfaat ini. Disarankan, seseorang sebaiknya minimal menyempatkan jalan kaki cepat yang dilakukan beberapa kali dalam seminggu.
Studi ini dimuat dalam jurnal Neurology.
11 Okt 2012
Selada : Lindungi Paru, Cegah Kanker

Selama ini selada nyaris lebih banyak menjadi penghias makanan, padahal kaya zat gizi dan sangat baik bagi kesehatan. Jenis sayuran ini dapat melindungi paru, mencegah kanker dan stroke, memelihara hati, serta mengatasi anemia dan bronkitis.
Selada (Lactuca sativa) jika dilihat sepintas bentuknya seperti lobak yang berdaun kembang. Selada merupakan tanaman paling populer di antara tanaman salad lainnya. Pada tahun 1952, nilai komersial tanaman selada sebagai sayuran di Amerika Serikat, hanya dapat dilampaui oleh kentang dan tomat. Tanaman ini diperkirakan telah mulai dijadikan usaha sejak 2.500 tahun lalu.
Tanaman selada diduga berasal dari Asia Barat. Berawal dari kawasan Asia Barat dan Amerika, tanaman ini kemudian meluas ke berbagai negara. Daerah penyebaran selada antara lain Karibia, Malaysia, Afrika Timur, Afrika Tengah, Afrika Barat, dan Filipina.
Dalam perkembangan selanjutnya, pembudidayaan selada meluas ke negara-negara yang beriklim sedang maupun panas. Beberapa negara telah mengembangkan dan menciptakan varietas unggulan, seperti di Jepang, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, dan Belanda.
Di Indonesia, selada belum berkembang pesat sebagai sayuran komersial. Daerah yang banyak ditanami selada masih terbatas pada pusat-pusat produsen sayuran seperti Cipanas (Cianjur) dan Lembang (Bandung).
Selada termasuk famili Asteraceae dan genus Lactuca. Yang termasuk dalam famili ini adalah selada daun. Selama ini banyak orang salah kaprah dan menganggap selada daun sama dengan selada air, padahal selada air berasal dari famili yang berbeda.
Selada daun memiliki daun berwarna hijau segar, tepinya bergerigi atau berombak, dan lebih enak dimakan mentah. Varietas selada daun yang ditanam di Indonesia umumnya berasal dari luar negeri.
Sahabat Perokok, Tangkal Gangguan Hati
Selada air berbeda dengan selada daun. Selada air berasal dari famili Brassicaceae dan mempunyai nama Latin berbeda, yaitu Nasturtium officinale. Selada air mempunyai ciri-ciri batang berongga dengan daun lonjong bertangkai. Daerah asalnya adalah wilayah timur Mediterania dan wilayah yang berbatasan dengan Asia.
Selada air mengandung komponen antioksidan lengkap, sehingga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mendetoksifikasi racun tubuh. Sebuah studi telah memfokuskan pada sifat-sifat antikanker yang dimiliki selada air, terutama kandungan antioksidannya yang tinggi.
Jenis selada ini juga terbukti mampu mengobati tuberkulosis, kudis, dan bersifat antibakteri. Kualitas antikudis ini sudah digunakan sejak berabad-abad lalu dengan menggunakan selada sebagai obat tradisional.
Dalam penelitian terbaru, selada air mengindikasikan dapat melindungi paru-paru perokok dari bahan karsinogenik yang ada dalam tembakau maupun asap rokok. Konsumsi selada air membantu menghambat terbentuknya NKK, yaitu zat karsinogenik dalam tembakau yang menyumbang terjadinya kanker paru, kanker mulut, dan tenggorokan.
Hal ini dimungkinkan karena daun selada air mengandung PEITC (phenethyl isothiocynate) yang keluar bila daun ini dikunyah, yang merupakan agen kemopreventif pelawan kanker paru. Penelitian juga membuktikan bahwa selada air berkhasiat menangkal radang selaput lendir pada saluran pernapasan.
Di Jerman, selada air digunakan untuk mengobati infeksi saluran kencing pada anak-anak. Bubuk daun selada di India digunakan sebagai peluruh dahak untuk mengobati bronkitis dan gangguan lever.
Selain itu, selada air juga bersifat peluruh kencing, pencahar, peningkat stamina. Berguna pula dalam mengatasi anemia, eksim, gangguan ginjal dan lever, tumor, bisul, dan kutil karena kaya akan antioksidan dan fitiokimia.
Dalam pengobatan tradisional, daun selada air segar digunakan untuk membersihkan darah dan mengobati pasien yang mengalami gangguan metabolik kronis serta astenia (kelemahan). Daun selada air yang dilumatkan lalu digunakan sebagai masker wajah bisa mengatasi jerawat, bintik-bintik, atau noda hitam. @
Baik bagi Ibu Hamil
Selada kaya akan kandungan vitamin A, C, E, betakaroten, seng, asam folat, magnesium, kalsium, zat besi, mangan, fosfor, dan natrium. Namun, dalam beberapa kasus, selada air dapat mengganggu orang yang mempunyai masalah pencernaan berat atau tukak lambung.
Seperti jenis sayur-sayuran lainnya, selada juga mengandung komponen gizi yang cukup baik, terutama vitamin A dan vitamin K. Kandungan gizi tiap jenis selada berbeda-beda. Kandungan vitamin A paling banyak terdapat pada selada yang berwarna merah.
Sementara kandungan vitamin C tertinggi terdapat pada selada jenis roman lettuce. Kombinasi vitamin C dan betakaroten pada selada sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung karena dapat mencegah oksidasi kolesterol.
Selada juga kaya akan vitamin K, paling banyak terdapat pada selada berdaun merah. Selain membantu proses pembekuan darah, vitamin K berpotensi mencegah penyakit serius seperti penyakit jantung dan stroke karena efeknya mengurangi pengerasan pembuluh darah oleh faktor-faktor seperti timbunan plak kalsium.
Selada juga mengandung komponen lain dalam jumlah minor, seperti vitamin B kompleks dan berbagai mineral lainnya. Konsumsi selada jenis roman lettuce sebanyak 100 gram cukup untuk memenuhi 34 persen kebutuhan asam folat dalam tubuh. Asam folat merupakan komponen dalam DNA dan RNA, sehingga sangat penting untuk pertumbuhan dan penggantian sel-sel tubuh yang rusak.
Asam folat sangat diperlukan oleh ibu hamil untuk mengatasi anemia zat besi, serta mengurangi risiko kelahiran bayi cacat. Asam folat juga dapat mereduksi kadar homosistein di dalam darah. Homosistein sangat berbahaya bagi tubuh karena berpotensi menyebabkan berbagai penyakit, seperti jantung dan lever.
Daun selada mengandung bioflavonoid, berfungsi mirip vitamin C, yaitu
mempertahankan fisik agar tetap awet muda. Selain itu, bioflavonoid berfungsi membantu mempertahankan kekuatan pembuluh darah agar tidak mudah pecah. Karena itu, daun selada sangat baik untuk mencegah penyakit stroke.
Hati-Hati Salmonella
Selada merupakan salah satu contoh sayuran yang biasa digunakan sebagai penyusun salad dan banyak dikonsumsi mentah sebagai lalapan. Meskipun lebih nikmat dan mempunyai nilai gizi lebih baik, konsumsi selada mentah sangat rentan terhadap kontaminasi bakteri patogen.
Hasil penelitian Lund et al (2000) menyebutkan, pada selada ditemukan bakteri Salmonella. Bakteri patogen tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan karena dapat menyebabkan gastroenteritis.
Salmonella penyebab gastroenteritis ditandai oleh gejala-gejala yang umumnya tampak pada 12-36 jam setelah mengonsumsi bahan pangan yang tercemar. Gejala-gejala tersebut adalah diare, sakit kepala, muntah-muntah, dan demam yang dapat berakhir selama 1-7 hari. Menurut Buckle et al (1987), tingkat kematian akibat Salmonella kurang dari 1 persen, tetapi jumlah ini dapat meningkat pada anak-anak, orang tua, dan orang yang sedang sakit.
Tingkat bahaya yang demikian tinggi mendorong beberapa lembaga yang bergerak di bidang pangan membuat aturan sangat ketat mengenai kandungan Salmonella pada selada. Menurut rekomendasi ICMSF (International Comission on Microbiological Spesification for Foods) tahun 1986, kandungan Salmonella harus nihil (tidak ada) dalam 25 gram sampel yang diuji.
Sementara itu, menurut peraturan Public Health Laboratory Service (2000) tentang penilaian kualitas mikrobiologi sayuran segar, juga disebutkan bahwa batas aman Salmonella adalah tidak terdeteksi dalam 25 gram sampel sayuran segar, termasuk selada. Di Indonesia juga dipersyaratkan agar sayuran yang dimakan mentah tidak boleh mengandung Salmonella.
Selain Salmonella, pada selada juga mudah ditemukan bakteri patogen lainnya, seperti Escherichia coli O157:H7, Listeria monocytogenes, dan Shigella sonnei (Lin et al, 2000). Karena itu, semua orang yang gemar mengonsumsi sayuran mentah seperti selada sebaiknya lebih berhati-hati.
Berdasarkan penelitian Susilawati (2002), Salmonella selalu ditemukan pada sayuran segar. Sementara itu, penelitian Ruslan (2003) menunjukkan bahwa Salmonella selalu ditemukan dari tujuh kali pengambilan sampel dari semua jenis sayur olahan.
Jika hendak mengonsumsi sayuran mentah seperti selada, sebaiknya cuci berulang kali hingga bersih. Air yang dipakai untuk mencuci harus bebas dari mikroba patogen atau mikroba penyebab kebusukan makanan. Selain itu, pencucian juga dapat dilakukan dengan desinfektan seperti klorin.
Menurut Codex Alimentarius Comission (2000), konsentrasi klorin yang aman digunakan untuk desinfeksi berkisar antara 50-200 ppm (mg/kg), dengan waktu kontak 1-2 menit. Di Amerika Serikat, maksimum 200 ppm klorin yang diizinkan untuk sanitasi buah dan sayuran. Bila digunakan untuk pencucian buah dan sayuran segar, batas maksimum penggunaan klorin adalah 5 ppm. Setelah dicuci dengan klorin, sayuran harus dicuci dengan air bersih kembali.
Selain itu, proses pemblansiran juga dapat menjadi pilihan. Blansir adalah suatu cara perlakuan panas pada bahan dengan cara pencelupan ke dalam air panas atau pemberian uap panas pada suhu sekitar 82-93°C. Waktu blansir bervariasi antara 1-11 menit. Selain itu, bagian-bagian selada yang tidak dinginkan, seperti akar maupun daun yang sudah mulai membusuk, sebaiknya dibuang.
Jangan Disimpan Dekat Buah
Sebelum diolah atau dikonsumsi, selada sebaiknya disimpan di dalam lemari pendingin. Sebelum disimpan, selada harus dikeringkan terlebih dahulu untuk mencegah pertumbuhan mikroba. Lebih baik lagi jika selada dibungkus dengan plastik untuk mencegah kontaminasi.
Penyimpanan selada sebaiknya tidak terlalu dekat dengan buah-buahan yang dapat memproduksi etilen seperti apel, pisang, dan buah pir, agar tidak mudah busuk. Lama penyimpanan selada tergantung jenisnya. Selada roman lettuce dapat bertahan selama 5-7 hari, sedangkan selada butterhead hanya 2-3 hari.
Untuk menghindari bahaya yang tidak diinginkan, sayuran segar seperti selada sebaiknya tidak dikonsumsi dalam keadaan mentah, terutama bila disajikan untuk anak-anak atau orang tua. Proses pemasakan juga dapat membunuh mikroba yang bersifat patogen.
Penyajian usai pemasakan juga tidak boleh luput dari perhatian. Sebaiknya makanan yang telah melalui proses pemasakan langsung dikonsumsi. Sebagian besar kasus food borne disease (penyakit yang berasal dari makanan) di Indonesia diakibatkan oleh penanganan sesudah pemasakan yang tidak sempurna, seperti penyimpanan yang terlalu lama.
Keringat Berlebih? Ini Tanda Awal Penyakit
BERKERINGAT adalah cara alami tubuh untuk mendinginkan suhu tubuh. Tapi jika Anda berkeringat lebih dari biasanya bahkan saat Anda tidak melakukan aktivitas fisik, bisa jadi itu tanda dari sebuah kondisi medis.
Ada berbagai kondisi medis yang dikaitkan dengan keringat. Misalnya, penyakit tiroid, diabetes, infeksi, refluks asam dan menopause. Tekanan pada kejiwaan dan darah tertentu juga bisa menyebabkan keringat berlebihan atau dikenal sebagai hiperhidrosis, demikian yang dilansir Foxnesw.
“Jika Anda melihat perubahan mendadak, Anda harus berbicara dengan dokter Anda sehingga ia dapat mengetahui dan menangani penyebab tersebut,” ujar Dr Manny Alvarez, managing editor kesehatan senior Foxnews.
Biasanya, pengobatan pada kasus ini dengan memberikan antiperspirant, obat-obatan, melakukan pembedahan dengan mengangkat kelenjar keringat, atau melepaskan saraf supaya keringat berhenti. Beberapa bahkan menggunakan botox sebagai pengobatan.
Awas, Komputer Bisa Membunuh Anda!
BANYAK orang terpaku pada layar laptop, tablet, atau smartphone setiap hari. Pekerjaan tanpa gadget ini tampak lebih sulit. Bekerja di depan komputer sepanjang hari tentu menjadi pemandangan biasa, namun hati-hati akan efek samping yang terjadi.
Bekerja terlalu lama di depan komputer punya risiko kesehatan yang patut diwaspadai. Penglihatan menjadi kabur, nyeri punggung atau leher. Hal yang pertama kali akan terkena dampak dari penggunaan gadget ini adalah mata. Terlalu lama menatap layar komputer akan membuat mata Anda tegang. Jika tidak mengistirahatkan mata Anda, maka efek yang umum terjadi ialah mata kering dan glaukoma, demikian yang dilansir Healthmeup.
Selain mata, kita juga bisa terkena peradangan. Saat kita duduk terlalu lama tanpa mengambil waktu istirahat, ada kecenderungan untuk Anda mengembangkan risiko gangguan tulang, peradangan pada pergelangan tangan, siku, atau otot tendon.
Gerakan berulang pada pergelangan tangan dan penggunaan keyboard komputer yang terlalu lama juga berakibat buruk. Lengan dan pergelangan tangan Anda bisa terkena inflamasi, yang mengakibatkan carpal tunnel. Salah satu gejalanya adalah kesemutan pada pergelangan tangan.
Eksposur berlebihan pada komputer juga dapat mengakibatkan postur tubuh menjadi buruk. Rata-rata orang yang terlalu lama duduk di depan komputer akan merasakan nyeri pada leher, bahu, atau punggung.
Jika terlalu lama Ada di depan komputer tanpa melakukan gerakan apa pun, kemungkinan Anda dapat mengembangkan gumpalan darah pada kaki Anda. Bila dibiarkan, ini bisa menyebabkan penyumbatan ke arah jantung yang mematikan.
Manfaat Jagung bagi Kesehatan

Kebanyakan masyarakat kota mengonsumsi jagung sebagai bahan makanan selingan. Namun rupanya, jagung memiliki banyak manfaat sehingga tidak akan rugi bila Anda rutin mengonsumsinya setiap hari.
Jagung merupakan salah satu sumber karbohidrat yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Selain rasanya yang lezat, jagung dapat dimasak dalam berbagai cara.
Anda dapat mengonsumsi jagung manis dengan dimakan langsung dari batangnya setelah direbus atau dibakar, atau memasukan biji-biji jagung sebagai hiasan nasi goreng. Selain itu, biji-biji jagung juga dapat ditumis dengan bawang merah dan cabai untuk membuat sajian tumis yang sehat.
Hal terbaik dari biji jagung bukan hanya tentang rasanya yang menggugah selera, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut beberapa manfaat penting jagung bagi kesehatan, sebagaimana dilansir Boldsky.
Melancarkan pencernaan
Jagung mengandung serat sehingga bermanfaat besar bagi sistem pencernaan. Selain itu, jagung bisa mencegah sembelit, wasir, dan menurunkan risiko kanker usus besar.
Sumber mineral
Setiap butir kuning jagung mengandung banyak sekali ragam mineral, seperti magnesium, tembaga, besi, dan paling penting fosfor yang diperlukan untuk kesehatan tulang. Nutrisi ini tidak hanya mencegah tulang dari keretakan karena Anda bertambah tua, tapi juga meningkatkan fungsi normal ginjal.
Merawat kulit
Jagung kaya akan antioksidan yang membantu menjaga kulit tetap muda lebih lama. Terlepas dari konsumsi secara teratur, jagung dapat diaplikasikan sebagai minyak jagung merupakan sumber yang kaya asam linoleat. Pati jagung juga berguna menenangkan iritasi kulit dan ruam.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)









